Pernah dengar bahwa tangan adalah "jalur utama" masuknya kuman ke dalam tubuh? Tanpa disadari, kita sering menyentuh wajah, makanan, atau benda lain dengan tangan yang belum bersih. Padahal tangan adalah salah satu media utama penyebaran kuman penyebab penyakit.
Melalui peringatan Hari Kebersihan Tangan Sedunia, kita diingatkan bahwa cuci tangan pakai sabun adalah langkah sederhana yang bisa menyelamatkan banyak nyawa.
Tangan kita sering menyentuh berbagai bend, seperti gagang pintu, uang, HP, hingga makanan. Tanpa disadari, kuman bisa berpindah dan masuk ke tubuh melalui mulut, hidung, mata. Akibatnya tangan kita bisa menjadi tempat menempelnya berbagai kuman penyebab penyakit, seperti:
- Diare
- Flu dan batuk
- Infeksi saluran pernapasan
- Penyakit menular lainnya
Dengan mencuci tangan secara benar, kita bisa mengurangi risiko penularan penyakit secara signifikan.
Jangan lupa cuci tangan pada momen penting berikut:
- Sebelum makan
- Setelah dari toilet
- Setelah batuk atau bersin
- Setelah memegang hewan atau benda kotor
- Sebelum mengolah makanan
- Setelah beraktivitas di luar rumah
Dan jangan lupa terutama bagi petugas kesehatan dan pengunjung fasilitas kesehatan seperti Puskesmas atau Rumah sakit selalu menerapkan 5 moment hand hygiene untuk mencegah infeksi, yaitu dengan cara:
1) Sebelum kontak dengan pasien,
2) Sebelum tindakan aseptik,
3) Setelah terkena cairan tubuh pasien,
4) Setelah kontak dengan pasien, dan
5) Setelah kontak dengan lingkungan pasien.
Berikut adalah rincian 5 Momen Cuci Tangan (5 Moment Hand Hygiene) menurut WHO:
- Sebelum kontak dengan pasien: Mencuci tangan sebelum menyentuh pasien untuk melindungi pasien dari kuman yang dibawa oleh tangan petugas.
- Sebelum tindakan aseptik: Mencuci tangan sebelum melakukan tindakan bersih/aseptik (contoh: pemasangan infus, perawatan luka) untuk mencegah mikroorganisme masuk ke tubuh pasien.
- Setelah terkena cairan tubuh pasien: Mencuci tangan segera setelah ada risiko terpapar cairan tubuh pasien (contoh: urine, darah, muntahan) untuk melindungi petugas dan lingkungan.
- Setelah kontak dengan pasien: Mencuci tangan setelah menyentuh pasien atau lingkungan langsungnya untuk melindungi petugas dan lingkungan dari penyebaran kuman.
- Setelah kontak dengan lingkungan pasien: Mencuci tangan setelah menyentuh furnitur, tempat tidur, atau alat medis di sekitar pasien, meskipun tidak menyentuh pasien secara langsung
Agar bersih maksimal, lakukan langkah 6 langkah cuci tangan menurut Kemenkes RI/WHO yaitu dengan :
(1) Gosok telapak tangan,
(2) Gosok punggung tangan,
(3) Gosok sela-sela jari,
(4) Posisi mengunci,
(5) Gosok ibu jari memutar, dan
(6) Gosok ujung jari/kuku memutar.
Lakukan dengan sabun dan air mengalir selama 40-60 detik untuk mencegah kuman. Berikut adalah detail 6 langkah cuci tangan (sering disingkat TEPUNG SELACI PUPUT):
- TElapak Tangan: Gosok kedua telapak tangan bersama-sama.
- PUNGgung Tangan: Gosok punggung tangan kiri dengan telapak tangan kanan dan sebaliknya.
- SELA Jari: Gosok sela-sela jari tangan hingga bersih.
- MengunCI: Bersihkan jari-jari sisi dalam dengan posisi saling mengunci.
- PUtar Ibu Jari: Gosok ibu jari kiri berputar dalam genggaman tangan kanan dan sebaliknya.
- PUTar Ujung Jari/Kuku: Gosok ujung jari atau kuku tangan kanan berputar di telapak kiri dan sebaliknya.Pastikan menggunakan sabun, air mengalir, dan keringkan dengan tisu atau handuk bersih.
Lakukan selama minimal 20 detik agar kuman benar-benar hilang.
- Cuci tangan tanpa sabun
- Hanya membasahi tangan tanpa menggosok
- Tidak mencuci tangan sebelum makan
- Menggunakan tangan kotor untuk menyentuh wajah
Kebiasaan kecil ini memiliki dampak besar, terutama untuk melindungi diri sendiri dan keluarga dari berbagai penyakit.
Cuci tangan adalah bagian dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang perlu dibiasakan setiap hari.
Untuk informasi dan edukasi kesehatan lebih lanjut, masyarakat dapat mengunjungi Puskesmas Pasrepan.
- Yuk biasakan cuci tangan pakai sabun!
- Lindungi diri, keluarga, dan lingkungan sekitar
Karena tangan bersih, hidup pun lebih sehat!
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini