Masih banyak yang takut dengan kusta karena salah paham. Padahal, kusta bukan penyakit kutukan dan bisa disembuhkan.
Peringatan Hari Kusta Sedunia jadi momen penting untuk menghapus stigma, meningkatkan kesadaran, dan mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan. Karena kusta bukan aib, yang berbahaya justru kalau terlambat ditangani.
Kusta adalah penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Penyakit ini menyerang kulit, saraf tepi, dan saluran pernapasan atas. Kusta berkembang perlahan dan sering kali tidak disadari di awal. Kabar baiknya, kusta bisa disembuhkan total jika ditangani sejak dini.
Kenali gejala awal kusta:
- Bercak putih atau kemerahan di kulit yang mati rasa
- Kulit terasa tebal atau kaku
- Kesemutan atau mati rasa pada tangan dan kaki
- Luka yang tidak terasa nyeri
- Kelemahan otot
Jika menemukan gejala tersebut, jangan panik dan jangan menunda pemeriksaan.
Kusta tidak mudah menular, dan penderita yang sudah minum obat tidak menularkan penyakit. Stigma justru membuat penderita takut berobat dan terlambat ditangani. Dukungan keluarga dan lingkungan sangat membantu proses penyembuhan.
Puskesmas menyediakan layanan kusta secara gratis dan rahasia, meliputi:
- Pemeriksaan dan diagnosis kusta
- Pengobatan kusta (MDT) sesuai standar
- Pemantauan rutin selama pengobatan
- Edukasi pencegahan kecacatan
- Konseling bagi pasien dan keluarga
Semua layanan ditangani oleh tenaga kesehatan terlatih.
Hari Kusta Sedunia adalah saat yang tepat untuk peduli dan bertindak.
- Jangan takut periksa jika ada bercak mati rasa
- Dukung penderita kusta tanpa stigma
- Manfaatkan layanan kusta di Puskesmas
- Ajak keluarga dan lingkungan lebih peduli kesehatan
Kusta bisa disembuhkan, stigma yang harus dihilangkan.
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini