Sering merasa haus terus, gampang lapar, atau sering buang air kecil? Hati-hati, bisa jadi itu tanda diabetes.
Diabetes sering disebut sebagai "silent killer" karena banyak orang tidak menyadari dirinya mengidap penyakit ini sampai muncul komplikasi. Melalui peringatan Hari Diabetes Nasional (18 April 2026), yuk kita lebih peduli dan kenali penyakit yang sering disebut sebagai "silent killer" karena sering datang tanpa disadari.
Diabetes adalah penyakit kronis yang terjadi ketika kadar gula (glukosa) dalam darah terlalu tinggi. Hal ini bisa terjadi karena tubuh:
- Tidak memproduksi insulin yang cukup, atau
- Tidak bisa menggunakan insulin dengan baik
Padahal, insulin sangat penting untuk membantu gula masuk ke dalam sel sebagai sumber energi.
Diabetes bisa dipicu oleh berbagai faktor, seperti:
- Pola makan tinggi gula dan lemak
- Kurang aktivitas fisik
- Berat badan berlebih (obesitas)
- Riwayat keluarga (genetik)
- Usia, terutama usia diatas 40 tahun
- Gaya hidup tidak sehat
- Gangguan hormon insulin / resistensi insulin (Tipe 2), sel tubuh tidak merespon insulin dengan baik
- Autoimun (Tipe 1) : sistem kekebalan tubuh menyerang sel beta pankreas
Ada beberapa jenis diabetes yang perlu diketahui:
- Diabetes Tipe 1
Penyakit autoimun dimana sistem imun menyerang sel pankreas, sehingga insulin tidak diproduksi. Sering didiagnosis pada anak-anak/remaja.
- Diabetes Tipe 2
Paling umum terjadi (sekitar 90-95 kasus). Tubuh tidak menggunakan insulin secara efektif (resistensi insulin) atau produksi insulin tidak mencukupi. Biasanya menyerang orang dewasa karena pengaruh gaya hidup dan pola makan.
- Diabetes Gestasional
Diabetes yang pertama kali terdeteksi selama kehamilan, dan biasanya kembali normal setelah melahirkan. Namun berisiko menjadi diabetes tipe 2 di masa depan.
- Prediabetes
Kondisi gula darah tinggi dari normal, tetapi belum mencapai batas diabetes tipe 2
- Saat Puasa (tidak makan 8 jam)
- 70-99 mg/dL = normal
- 100-125 mg/dL = pra-diabetes
- >126 mg/dL = kemungkinan diabetes
- Gula Darah Sewaktu (kapan saja)
- <200 mg/dL = normal
- >200 mg/dL disertai gejala klasik (sering kencing, haus, lapar) dapat mengindikasikan diabetes
- 2 Jam Setelah Makan
- <140 mg/dL = normal
- 140-199 mg/dL = pra-diabetes
- >200 mg/dL = kemungkinan diabetes
- HbA1c (rata-rata 3 bulan)
- < 5,7% = normal
- 5,7-6,4% = pra-diabetes
- > 6,5% = diabetes
Pemeriksaan HbA1c sangat direkomendasikan karena gambaran rata-rata kontrol gula darah selama 2-3 bulan terakhir dan tidak dipengaruhi oleh makanan terakhir yang dikonsumsi
Gejala diabetes sering tidak disadari. Waspadai tanda berikut :
- Sering merasa haus berlebih (polidipsi)
- Cepat merasa lapar (Polifagia)
- Sering buang air kecil, terutama malam hari (Poliuria)
- Mudah lelah/lemas
- Berat badan turun tanpa sebab yang jelas
- Luka sulit sembuh
- Penglihatan kabur
- Kesemutan pada tangan atau kaki
- Gatal di daerah kemaluan
- Gampang mengantuk
Jika mengalami beberapa gejala tersebut, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan.
Diabetes memang tidak bisa sembuh total, tetapi bisa dikontrol dengan baik, melalui:
- Pola makan sehat dan seimbang dengan mengatur asupan karbohidrat, tinggi serat dan rendah gula
- Rutin olahraga (misalnya jalan cepat) minimal 150 menit per minggu
- Minum obat antidiabetik (obat minum penurun gula darah bagi penderita diabetes tipe 2)
- Terapi insulin wajib untuk tipe 1 dan kadang tipe jika gula darah tidak terkontrol
- Segera obati luka kecil agar tidak terjadi infeksi parah (gangren)
- Kontrol gula darah secara rutin
- Konsultasi berkala dengan tenaga kesehatan
Dengan pengelolaan yang baik, penderita diabetes tetap bisa hidup sehat dan produktif.
Beberapa kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko diabetes:
- Sering konsumsi makanan dan minuman tinggi gula dan karbohidrat olahan
- Jarang bergerak atau olahraga atau gaya hidup sender (banyak duduk)
- Sering makan makanan cepat saji
- Kurang tidur
- Merokok dan sering stress
- Kelebihan berat badan (obesitas sentral)
Kebiasaan kecil ini jika dilakukan terus-menerus bisa berdampak besar.
Kabar baiknya, diabetes terutama tipe 2 bisa dicegah!
Mulai dari sekarang:
- Perbanyak konsumsi sayur dan buah
- Aktif bergerak minimal 30 menit per hari
- Minum air putih yang cukup
- Jaga berat badan ideal
- Rutin cek kesehatan
- Istirahat cukup
- Skrining gula darah minimal 1 tahun sekali
Peringatan ini bukan sekadar seremoni, tapi pengingat untuk mulai hidup lebih sehat.
- Kenali gejalanya
- Ubah gaya hidup
- Rutin cek kesehatan
- Lindungi diri dan keluarga
Jika ingin melakukan pemeriksaan atau konsultasi, silakan datang ke Puskesmas Pasrepan.
Cegah dari sekarang, agar tetap sehat di masa depan!
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini