Penurunan angka stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Melalui Rembug Stunting, berbagai pihak duduk bersama untuk menyusun langkah nyata demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.
Sebagai bentuk komitmen dalam percepatan penurunan stunting, Puskesmas Pasrepan bersama Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa terus melaksanakan Kegiatan Rembug Stunting di desa-desa wilayah kerja Puskesmas Pasrepan.
Kegiatan ini telah berlangsung selama dua bulan terakhir dan dilaksanakan secara bertahap menyesuaikan jadwal yang telah disusun oleh pihak Kecamatan. Hingga saat ini, masih terdapat beberapa desa yang akan melaksanakan rembug stunting sesuai agenda yang telah ditetapkan.
Rembug Stunting dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya:
- Perwakilan Kecamatan (Camat atau Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa/PMD)
- Pemerintah Desa (Kepala Desa beserta perangkat desa)
- Tim PIC Stunting Kecamatan
- Ahli Gizi Puskesmas sebagai narasumber
- Kader kesehatan
- Tim Penggerak PKK Desa
- Guru PAUD/TK
- Tokoh masyarakat serta perwakilan warga
Dalam kegiatan ini, Ahli Gizi Puskesmas menyampaikan materi mengenai stunting, meliputi pengertian, penyebab, dampak jangka panjang, faktor risiko, serta berbagai upaya pencegahan yang dapat dilakukan sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun (1.000 Hari Pertama Kehidupan).
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipandu oleh pihak Kecamatan. Seluruh peserta bersama-sama mengidentifikasi kondisi di desa masing-masing, membahas berbagai permasalahan yang masih dihadapi, serta merumuskan langkah tindak lanjut yang akan dilaksanakan sebagai upaya percepatan penurunan angka stunting.
Selain itu, peserta juga membahas perencanaan pos anggaran pengentasan stunting untuk tahun berikutnya, sehingga program-program yang telah disepakati dapat didukung melalui perencanaan dan pengalokasian anggaran desa secara berkelanjutan.
Rembug Stunting menjadi forum koordinasi lintas sektor yang bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat komitmen, serta menyusun strategi bersama dalam penanganan stunting.
Melalui forum ini diharapkan:
- Program penurunan stunting lebih terarah dan sesuai kebutuhan desa.
- Kolaborasi antara sektor kesehatan, pemerintah desa, pendidikan, dan masyarakat semakin kuat.
- Tersusun rencana kerja dan dukungan anggaran yang berkelanjutan.
- Meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pencegahan stunting sejak dini.
Dengan terlaksananya Rembug Stunting di seluruh desa wilayah kerja Puskesmas Pasrepan, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting.
Melalui perencanaan yang matang dan komitmen bersama, setiap anak diharapkan dapat tumbuh sehat, memperoleh gizi yang cukup, serta mencapai potensi tumbuh kembang secara optimal.
Cegah stunting dimulai dari keluarga!
- Periksakan kehamilan secara rutin.
- Berikan ASI eksklusif selama 6 bulan.
- Penuhi kebutuhan gizi seimbang bagi ibu hamil dan anak.
- Rutin datang ke Posyandu untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan balita.
- Dukung setiap program kesehatan di desa.
Karena mencegah stunting bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari wujudkan generasi Pasrepan yang sehat, cerdas, dan bebas stunting!
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini